Cara membuat NPWP online

Nomor Pokok Wajib Pajak atau yang disingkat dengan NPWP adalah sebuah dokumen wajib yang harus kita miliki sebagai Warga Negara Indonesia yang sudah berpenghasilan. Kali ini kami akan mengulas cara membuat NPWP online secara mudah dan praktis.

NPWP memiliki manfaat yang hampir sama dengan KTP, yaitu bisa Anda gunakan sebagai identitas diri. Perbedaannya dengan KTP adalah keberadaan NPWP ini berfungsi untuk memberikan informasi  yang terkait dengan pelaporan dan pembayaran pajak.

Oleh karena itu, bagi kalian yang memang belum mempunyai NPWP, ada baiknya agar Anda mengurusnya sekarang. Dengan adanya perkembangan teknologi juga sudah memungkinkan kita untuk membuat NPWN secara online. Berikut ini adalah cara membuat NPWN online untuk memudahkan Anda dalam proses pendaftarannya.

Apa Itu NPWP?

Undang-undang mengenai NPWP tertuang pada UU nomor 28 Tahun 2007 pasal 1 (6). Disana dinyatakan bahwa NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak merupakan sebuah tanda pengenal yang akan diberikan oleh Ditjen Pajak kepada semua orang yang termasuk wajib pajak.

NPWP memiliki 15 digit angka yang akan berfungsi sebagai kode unik masing-masing wajib pajak. Kode tersebut juga akan menjamin bahwa data perpajakan kita tidak akan tertukar oleh orang lain.

Berikut adalah arti dari kode seri NPWP sesuai dengan penomoran yang sudah ada pada Ditjen Pajak.

Contoh NPWP: 12.224.346.6-678003

  • 9 digit pertama adalah sebuah kode unik dari identitas wajib pajak.
  • 3 digit selanjutnya adalah kode Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang menyatakan kode tempat wajib pajak melakukan pendaftaran. Bagi para pendaftar lama kode tersebut merupakan kode tempat wajib pajak saat ini. 
  • 3 digit terakhir adalah status wajib pajak. 000 berarti status pusat/tunggal, angka 00x (001, 002, 002, dst) merupakan urutan cabang.

Jenis NPWP

Ada dua jenis utama dari sebuah Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), yang pertama yaitu NPWP Pribadi dan yang kedua adalah NPWP Badan.

NPWP Pribadi

NPWP Pribadi adalah nomor pajak yang dimiliki oleh setiap orang yang sudah memperoleh penghasilan di Indonesia. Berikut ini adalah daftar individu yang sudah termasuk ke dalam NPWP pribadi, yaitu:

  • Mempunyai Penghasilan dari sebuah Usaha
  • Mempunyai Penghasilan dari Freelance atau Pekerja Lepas
  • Mempunyai Penghasilan dari Pekerjaan Kontrak

NPWP Badan

NPWP Badan yaitu nomor pajak yang akan dimiliki oleh setiap perusahaan atau badan usaha yang memiliki penghasilan di Indonesia. Berikut ini beberapa kriteria perusahaan yang akan masuk ke dalam NPWP Badan:

  • Badan milik Pemerintah seperti BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah).
  • Badan milik Swasta seperti UD, CV, PT, Koperasi, Komunitas, Lembaga, dan Yayasan)

Nah, NPWP merupakan dokumen penting yang wajib dimiliki WNI berpenghasilan ya. untungnya, sudah terdapat cara membuat NPWP online yang memudahkan warga negara menyelesaikan kewajibannya.

Persyaratan Membuat NPWP Online

Ada beberapa persyaratan dan dokumen yang harus kita lengkapi ketika hendak melakukan pembuatan NPWP. Berikut adalah persyaratan cara membuat NPWP online, baik bagi Wajib Pajak Orang Pribadi maupun bagi para Wajib Pajak Badan.

Wajib Pajak Orang Pribadi

  • Tidak sedang Menjalankan Usaha atau Freelance.
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Bagi WNA, maka harus menyertakan Fotokopi Paspor, KITAS, atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).

Karyawan atau Pegawai Perusahaan:

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Fotokopi Paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas, atau fotokopi Kartu Izin Tinggal Tetap bagi setiap WNA yang tinggal di Indonesia.
  • Surat Keterangan Kerja (SKK) yang diterbitkan oleh perusahaan tempat kita bekerja, atau Surat Keputusan (SK) bagi para pegawai negeri.

Wirausaha

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Fotokopi Paspor, KITAS atau Kartu Izin Tinggal Tetap bagi semua WNA yang sedang menetap dan tinggal di Indonesia.
  • Surat Keterangan Usaha (SKU) yang diterbitkan oleh minimal setingkat Lurah/Kepala Desa.
  • Fotokopi bukti tagihan listrik.
  • Surat Pernyataan menjalankan usaha dengan materai 6000,-.

Wajib Pajak Badan

  1. Badan memang termasuk pada Badan yang Berorientasi Profit (Profit Oriented):
  • Fotokopi akta/dokumen pendirian, atau Surat Keterangan Penunjukan dari kantor pusat
  • Fotokopi NPWP salah seorang dari para pengurus badan.
  • Fotokopi Paspor bagi Warga Negara Asing.
  • Surat Keterangan Tempat Tinggal, jika penanggung jawab badan adalah WNA.
  • Fotokopi dokumen izin usaha/kegiatan.
  • Surat Keterangan Tempat Kegiatan Usaha.
  • Lembar tagihan listrik.
  1. Badan yang Tidak Berorientasi Profit:
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Surat Keterangan Domisili yang dikeluarkan dari RT/RW.

Baca juga: Cara Cek Tagihan PBB Online Update 2022

Cara Membuat NPWP Online

Dengan teknologi informasi yang semakin meningkat, maka proses dalam melakukan  pendaftaran NPWP juga menjadi semakin mudah. Saat ini kita tidak perlu antri pada ditjen perpajakan dan bisa melakukan pembuatan NPWP secara online.

Cara membuat NPWP online yaitu dengan mengunjungi situs e-Registration. Dengan begitu pembuatan NPWP jadi bisa Anda lakukan secara online, cepat, praktis dan tetap aman. Kita tidak perlu antri pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Berikut ini adalah tata cara membuat NPWP online secara lengkap

1) Buat Akun

Lakukan pendaftaran akun dengan cara mengunjungi situs web https://ereg.pajak.go.id. Situs tersebut dibuat khusus untuk melayani masyarakat yang memang ingin membuat NPWP secara online.

Kemudian silahkan Anda masukkan alamat email yang masih aktif, pastikan email tersebut masih sering Anda gunakan. Lalu silahkan Anda isi kolom captcha untuk melakukan verifikasi. Setelah itu silahkan Anda periksa email Anda dan klik tautan aktivasi tersebut.

Setelah itu Anda akan menuju pada halaman pengisian formulir. Silahkan Anda pilih kategori wajib pajak yang sesuai dengan Anda. Lalu Anda pilih juga status NPWP yang sesuai. 

Pilih NPWP Pusat, jika Anda adalah seorang laki-laki / perempuan yang masih lajang.

Pilih NPWP Cabang, jika Anda adalah perempuan yang sudah menikah.

2) Isi Formulir

Lengkapi dokumen dan berkas yang menjadi persyaratannya. Unggah semua berkas tersebut dengan cara scan berkas dan mengunggah pada kolom yang sesuai. Jangan lupa agar Anda menyesuaikan pendaftaran dan pencantuman berkas yang sesuai dengan klasifikasi status wajib pajak Anda.

3) Kirim Berkas Elektronik

Setelah Anda selesai melakukan pengisian formulir, klik tombol ‘Token’. Tombol tersebut bisa Anda temukan pada dashboard. Token tersebut akan menjadi kode verifikasi yang akan terkirim ke email Anda.

Salin kode token dan paste di kolom yang sudah tersedia. Kemudian, silahkan Anda tekan tombol ‘Kirim Permohonan’. Setelah itu maka, berkas Anda akan diproses.

Jika berkas kita sudah disetujui, maka petugas pos akan mengirimkan kartu NPWP Anda pada alamat tempat tinggal yang terdaftar.

Namun, jika dalam jangka waktu tertentu Anda masih tidak mendapat kabar, maka silahkan cek email Anda. Biasanya yang terjadi adalah berkas Anda gagal disetujui, karena terdapat beberapa berkas yang tidak lengkap atau tidak sesuai.

Untuk itu Anda perlu mengulangi prosesnya dengan cara melengkapi berkas hingga berkas Anda selesai disetujui. Untuk kondisi darurat, Anda bisa melakukan pengambilan kartu NPWP Anda pada Kantor Pelayanan Pajak yang terdaftar, jika memang data formulir Anda telah disetujui.

Penutup

Cara membuat NPWP online bisa Anda manfaatkan agar Anda bisa mendapatkan kartu NPWP secara mudah tanpa harus melakukan kontak fisik. Pastikan juga bahwa Anda melakukan pendaftaran yang sesuai dengan kategori wajib pajak yang Anda miliki. Segera lengkapi persyaratan dan daftar NPWP agar Anda terhindar dari denda perpajakan karena keterlambatan pelaporan.